CT menyukai narasi yang keras. Faktanya, narasi keras = pasar yang terlalu mahal. 4 pelajaran yang saya harap saya pelajari lebih awal ↓ 1. Perhatian berbohong. Senyawa penggunaan. TVL bisa melonjak dalam semalam. Penggunaan nyata tidak. Jika pengguna, biaya, dan perilaku berulang tidak tumbuh bersama dari waktu ke waktu, permintaan disewa. 2. Emisi tidak sama dengan adopsi. Insentif seharusnya mempercepat permintaan, bukan menggantikannya. Filter termudah: lihat 60-90 hari setelah hadiah meruncing. Jika aktivitas mati dengan emisi, tidak pernah ada tarikan produk. 3. Stres adalah audit yang sebenarnya. Siapa pun bisa terlihat bagus di pasar yang tenang. Kemacetan, eksploitasi, pemadaman – di situlah kebenaran muncul. Komunikasi yang jelas + pemulihan cepat = kepercayaan. Keheningan atau penghentian keras biasanya meninggalkan bekas luka lama setelah kejadian. 4. Metrik hanya penting ketika mereka setuju. TVL tanpa biaya = subsidi. Pengguna tanpa retensi = churn. Sistem yang kuat menunjukkan angka yang saling memperkuat. Ketika metrik tidak setuju, narasi akhirnya pecah. Jangan bingung kebisingan dengan momentum. Protokol yang menang adalah protokol yang masih mencetak sinyal setelah semua orang berhenti men-tweet tentang mereka. Seperti @trondao. Seperti @SolvProtocol....